Hilangkan Kebiasaan Kepo Di Tempat Umum Berujung Maut

Otoborn – Dear bikers, drivers… siapapun anda yang menyimak halaman ini. Seperti kita tahu belum lama terjadi insiden penembakan dan bom meledak di kawasan Jakarta Pusat. Ada korban jiwa dari kepolisian dan warga sipil.

Apa yang mau saya coba sampaikan melalui postingan ini, cobalah berfikir cepat dan reaktif, namun bukan hanya menuruti kepo semata. Terutama ketika berada di sekitar lokasi kejadian.

Ingat keluarga anda di rumah yang menanti hasil jerih payah untuk mengisi perut mereka sehari hari.

Dalam video dan gambar yang tersebar di internet, tampak banyak orang berkerumun di sekitar lokasi kejadian setelah terjadi ledakan bom di dekat pos polisi Sarinah, Jakarta Pusat. Naasnya, ketika sedang berkerumun tiba tiba ada serangan tembakan entah dari mana berasal.

bom bunuh diri macet 02

Seketika kerumunan warga tersebut bubar dan menyisakan korban jiwa baru.

Mohon camkan.

Hilangkan Kebiasaan Kepo Di Tempat Umum Berujung Maut

Kebiasaan ini bukanlah kebiasaan positif, bahkan untuk seorang jurnalis pun harus mempertimbangkan keselamatan dirinya, atau sia sia saja liputan yang mati matian dikejar sampai akhirnya harus menjadi korban juga.

pesan

Salah satu hal yang bisa diambil dari pandangan yang berbeda, mungkin saja pelaku kriminal yang terlibat memantau media sosial atau internet untuk mengetahui perkiraan detil jumlah korban atau fokus para pemburu pelaku tersebut. Dengan menyebarkan foto korban memberikan informasi viral mengenai korban yang sukses dilukai atau dibunuh. Atau sorotan lokasi tertentu juga bisa membantu pelaku untuk memilih lokasi yang dirasa aman untuk bersembunyi. Bukan tidak mungkin, pelaku menyebar isu mengenai pelariannya seolah bersembunyi di tempat yang tidak sebenarnya.

Lebih aman menyimak dari media internet atau televisi, daripada mempertaruhkan nyawa untuk urusan orang yang tidak berhubungan dengan anda.

Salam satu aspal, keep safety.


Terkait:

[display-posts category=”news”,”honda”,”yamaha”]

Advertisements

23 Comments


  1. ya begitulah , krna kebiasaann masyarakat kita tuh begitu, makanya itu juga sdh dipertimbangkan oleh para pelaku dan dijadikan senjata bagi mereka, di saat sedang ada kepanikkan dan setelah dirasa aman, pasti akan banyak yg berdatangan ke lokasi (TKP), nah disitulah aksi berikutnya dijalankan kembali. “Inget !!!!!” ini bukan awal, dan ini bukan akhir.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *