Tekiro ITS Servis Gratis

O to Born ~ Masbray, paska mudik dengan sepeda motor jangan lupa tetap perhatian sama kuda besi kesayangan. Ingat ingat sebelum melakukan perjalanan mudik kemarin sudah melakukan perawatan apa saja, dan jadikan patokan untuk perawatan paska mudik. Banyak yang merasa wajib mengganti komponen atau sparepart atau mengganti oli mesin paska mudik. Atau paska wara wiri lebaran kemarin. Padahal, itu belum tentu diperlukan. Sepeda Motor Tidak Perlu Ganti Oli dan Rem Paska Mudik Cuma Mubazir Kecuali tercapai kondisi tertentu.

Saat mudik, sepeda motor akan dipicu lebih bila dibandingkan dengan pada saat digunakan dihari hari biasa. Tentunya hal tersebut memerlukan perhatian yang lebih juga mengingat jarak yang ditempuh umumnya cukup jauh. Tetapi ada juga yang akumulasi kegiatan sehari harinya sepeda motor kesayangan menempuh jarak dan aktivitas melebihi ketika mudik loh, seperti profesi kurir atau ojek online. Kuncinya memang di jarak tempuh dan aktivitasnya. Lebih baik selalu mencatat angka kilometer yang ditunjukkan oleh odometer ketika melakukan perawatan terakhir dan sebelum melakukan perjalanan jauh. Sehingga lebih mudah memahami bahwa Sepeda Motor Tidak Perlu Ganti Oli dan Rem Paska Mudik Cuma Mubazir Kecuali tercapai syarat kondisi yang mengharuskan itu dilakukan.

Kondisi yang seperti apa ya? Nah coba simak sedikit cerita berikut dari PT. Daya Adicipta Motora (DAM) mengenai yang wajib diperhatikan ketika sudah melakukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor agar tetap prima setelah mudik usai.

1. Oli Mesin
Salah satu komponen penting sepeda motor adalah oli mesin. Bagian ini biasanya menjadi komponen yang paling sering diganti jika kendaraan dipakai mudik. Penggantian oli mesin dilakukan secara berkala setiap 2.000 Km. “Jika saat mudik dan kegiatan selama mudik telah mencapai 2.000 Km , maka sebaiknya lakukan penggantian oli demi menjaga kondisi mesin tetap optimal,” ujar Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Training DAM.

2. Kopling dan Rem
Komponen kopling dan rem termasuk ke dalam kategori yang harus diutamakan kondisinya ketika sebelum dan setelah melakukan perjalanan mudik dengan sepeda motor khususnya. Perjalanan panjang dengan kecepatan tinggi dan diselingi dengan kondisi jalanan yang macet biasanya akan membuat kampas rem dan kopling jadi menipis. “Sebaiknya lakukan pergantian kampas rem dan kopling setelah mudik jika kondisinya sudah melebihi batas service,” ujar Ade.

3. Pemeriksaan CVT

Dari berbagai type sepeda motor yang ada saat ini, sepeda motor matic merupakan sepeda motor yang paling digemari oleh masyarakat. Pada bagian motor ini ada bagian yang tidak kalah penting pada motor type matic yaitu Continuosly Variable Transmission (CVT). Transmisi ini sering disebut transmisi otomatis, bagian ini wajib dilakukan pemeriksaan pasca mudik.

4. Lakukan perawatan ke Bengkel Resmi
Untuk lebih memaksimalkan performa sepeda motor maka sebaiknya lakukanlah servis rutin untuk mengembalikannya ke kondisi semula. Lakukan perawatan di bengkel langganan yang terpercaya. “Bagi pengguna sepeda motor Honda, bawalah motor Honda kesayangannya ke bengkel resmi Honda atau AHASS,” ungkap Ade.

Jadi Sepeda Motor Tidak Perlu Ganti Oli dan Rem Paska Mudik Cuma Mubazir Kecuali memang tercapai kondisi kondisi seperti yang diceritain tadi. Penting mengingat catatan kilometer di odometer, jadwal perawatan serta penggantian komponen yang sebelumnya dan dicocokkan dengan kondisi saat ini, supaya ketika melakukan perawatan di bengkel paska mudik tidak mubazir, sisa sisa angpao lebaran bisa lebih manfaat untuk hal lain. Namun ingat, sepeda motor tetap perlu dicek di bengkel yang terpercaya dan berpengalaman untuk memastikan kondisinya tetap layak menjadi tandem keseharian. Tidak perlu menunggu mudik untuk melakukan perawatan, terutama untuk yang akumulasi aktivitas kesehariannya bisa setara perjalanan mudik.

Pada saat servis maka semua kondisi komponen didalamnya akan diperiksa seperti busi, setelan katup, saringan udara, rantai roda dan komponen lainnya. Lakukanlah penggantian jika memang ada komponen yang harus diganti dengan menggunakan suku cadang asli. Asli ya… Bukan asli kw1 kw2 yaa… Jadi kwkwkwkwkw dehh… Hehehe

Advertisements
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.