Debut Royal Enfield Himalayan Di Indonesia, Temukan Di Booth GIIAS

Otoborn – Belum lama rekan media dan blogger memenuhi tatangan dari pabrikan roda dua tertua  yang masih produksi secara kontinyu, menaklukkan medan pegunungan yang tidak sembarangan ekstrimnya. menjelajah medan pegunungan Himalaya yang terletak di India dengan sepeda motor !

Selama dua pekan, para rider menggeber kuda besi yang memiliki dapur pacu overhead camshaft (OHC) LS 410 baru dengan desain yang juga dirancang dengan kemampuan untuk melaju di medan off road yang ekstrim namun memiliki bobot yang bersahabat, yaitu Royal Enfield Himalayan.

baca juga: Spesifikasi Gahar Honda All New CBR250RR

Si kuda besi anyar ini kini bisa anda tegur sapa di booth Royal Enfield di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, lokasi tepatnya yaitu di Booth B17-B18, Hall 2, Indonesia Convention Exhibition (ICE), Jl. BSD Grand Boulevard, BSD City, Tangerang, Banten 15339.

Royal Enfield DSC08031

Baca juga: Honda CB250F Ikut Hadir Di Indonesia ?

Royal Enfield diketahui merupakan pabrikan tertua yang masih memproduksi sepeda motor dan kini melalui PT. Distributor Motor Indonesia (DMI) selaku main dealer resminya ikut meramaikan pasar otomotif di Indonesia sejak bulan Februari 2016.

Royal Enfield yang pertama kali memproduksi kuda besi berdesain classic modern yang unik dan khas merupakan bagian dari Eicher Motors limited. Dan kelahiran Himalayan memang merupakan puncak dari sejarah ketangguhan Royal Enfield selama 60 tahun di rumah sakralnya, Himalaya.

Intip: Galeri Modifikasi Honda All New CBR150R Lihat Langsung Lebih Sangar

“Wawasan terbesar kami selama 60 tahun dalam berkendara melihat bahwa sepeda motor terbaik yang sesuai untuk wilayah pegunungan seperti Himalaya bukanlah sepeda motor yang berusaha untuk mendominasi wilayah bentang alam tersebut, namun sepeda motor yang mampu melaju bersama dengan kondisi dan segala macam rintangan yang ada di medan tersebut.
Jenis sepeda motor adventure tourer besar yang masuk dalam kategori tersebut, tidak dapat melaju dengan baik di medan medan seperti itu. Bobotnya yang berat serta desainnya yang begitu rumit dan mengintimidasi sangatlah tidak sesuai untuk lingkungan menantang.” ujar President Royal Enfield, Mr Rudratej Singh.
Dengan desain yang berbasis fungsi dan ground up, Himalayan merupakan sepeda motor yang sederhana dan dapat melaju dimana saja, sehingga akan mampu mendefinisikan kembali aktifitas adventure touring di Indonesia yang sebenarnya” lanjutnya.
Royal Enfield DSC08017

Tonton : Video Teaser Honda All New CBR250RR

Project Leader Himalayan dari Royal Enfield yakni Pradeep Mathew ikut berkomentar mengenai karakteristik sepeda motor tersebut yang multi fungsi. “Secara fungsi, desain Himalayan yang tidak mengintimidasi namun tetap kokoh layaknya rancangan Spartan, kurva torsi yang datar, tinggi jok kursi yang terjangkau, suspensi yang mendukung perjalanan jauh, dankemudahan kepemilikan menjadikan Himalayan sepeda motor yang sangat multi fungsi yang sangat gesit untuk dipergunakan dala perjalanan jauh sekaligus menjadi pilihan terbaik untuk dikendarai di lingkungan perkotaan”
Pada tahun fiskal 2016-2017 Royal Enfield menargetkan untuk menjual lebih dari 675.000 unit sepeda motor di seluruh dunia. Lalu menjelang akhir tahun 2018, ditargetkan untuk memproduksi 900.000 unit sepeda motor di seluruh dunia. Dalam memenuhi permintaan sepeda motornya yang kian tinggi, perusahaan tersebut telah merencanakan untuk mendirikan pabrik ketiganya di India sekaligus pusat teknologi di Inggris dan India.

Baca juga: Harga Motor Yamaha Plus Custom Cargloss Painting

Pada kesempatan perkenalan resminya kepada publik Indonesia tanggal 11 kemarin, Managing Director PT, DMI Ade Sulistioputra juga mengatakan, bahwa dirinya tertarik oleh Himalayan karena merupakan sepeda motor yang memungkinkan pengendara professional maupun pemula untuk melakukan banyak hal dengan hanya menggunakan satu sepeda motor.
Himalayan melayani kebutuhan para pengendara profesional dan di waktu yang bersamaan juga membuka jalan bagi banyak orang yang yakin bahwa mereka mampu mengendarai sepeda motor baik di jalur onn road maupun off road yang jarang dilewati, melampaui kebutuhan perjalanan aktivitas mereka sehari hari. Dengan budaya bersepeda motor yang tengah berkembang, Himalayan merupakan sepeda motor  yang sempurna dan cocok untuk perjalanan jauh di medan yang berat sekaligus wilayah perkotaan” ujar Ade.
Royal Enfield DSC08081

Baca juga: Modifikasi Adventuring TVS Apache RTR200

Mengenai bagaimana nanti kiprahnya di tanah air, kita simak saja perkembangannya ya. Jangan lupa, motor berdesain klasik modern yang sudah dibuktikan langsung ketangguhannya beberapa pekan lalu di Himalaya oleh rekan bloger dan media bisa ditemui di GIIAS Booth B17-B18, Hall 2.

———–

Keep Respect and Safety !


Silahkan kunjungi juga artikel lainnya

.

.

.

.

.

Contact me by:

Email: ramadhi.harimurti[at]gmail.com

WhatsApp chat: 081-tujuh-satu-tujuh-nol-satu-84

Terima kasih sudah berkunjung membaca dan dibantu share artikel ini, semoga bermanfaat.

Iklan

2 pemikiran pada “Debut Royal Enfield Himalayan Di Indonesia, Temukan Di Booth GIIAS

  1. Ping balik: KTM Dijual 40 Persen Lebih Murah Bukan Harga Promo ? | otoborn

  2. Ping balik: Penjualan Royal Enfield Bertumbuh 35 Persen Di Tahun 2016 | otoborn

Silahkan Memberikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s