Galang Hendra: "Kondisi motor tidak memungkinkan saya untuk meneruskan gaya balap saya yang agresif"

Otoborn – Event Asia Road Racing Championship (ARRC) 2016, Galang Hendra gagal meraih podium di race terakhir. Dan pada rece sebelumnya pun hasilnya antiklimaks dengan yang diharapkan ketika harus DNF.

Sekembalinya dari VR46 The Master Camp, kedua pebalap Yamaha Racing indonesia (YRI) Galang Hendra dan Imanuel Pratna membawa beban kemenangan di pundaknya untuk kelas Asian Production 250 (AP250) ini.

baca juga: Spesifikasi Gahar Honda All New CBR250RR

Namun apa boleh buat, Yamaha YZF-R25 yang ditunggangi keduanya kalah kompetitif dengan milik rider lain yang datang dari berbagai negara di Asia.

Yamaha YZF-R25 | yamaharacingid

Baca juga: Honda CB250F Ikut Hadir Di Indonesia ?

Galang sempat tampil kompetitif ketika melakoni latihan bebas dan sesi kualifikasi. Terbukti, performa motor yang baik membuatnya duduk di posisi start ke-2.

Namun ketika race dimulai, Galang yang sempat memimpin jalannya race semakin kedodoran karena ada sesuatu pada tunggangannya yang membuat tidak bisa kompetitif.

Intip: Galeri Modifikasi Honda All New CBR150R Lihat Langsung Lebih Sangar

“Saya memang ingin meninggalkan lawan-lawan saya sejak lap awal, hasilnya memang terlihat. Saya sempat membuat gap dengan lawan saya. Namun, sayang kondisi motor tidak memungkinkan saya untuk meneruskan gaya balap saya yang agresif, sehingga saat menyentuh garis finish saya berada di posisi ke-7,” ujar Galang.

Tonton : Video Teaser Honda All New CBR250RR

Imanuel Pratna tidak kalah struggle dengan kondisi tunggangannya yang dipaksa berpacu menghadapi kompetitor dari negara Asia lainnya. Pada race 1 Imanuel menuntaskan balap di posisi 5, sedangkan race 2 berhasil memepet para penguasa podium di posisi 4. Hanya nyaris podium, namun hasil yang cukup baik mengingat Imanuel hanya start dari posisi 7.

Imanuel Pratna | asiangp

Baca juga: Harga Motor Yamaha Plus Custom Cargloss Painting

“Kondisi motor saya semakin drop, tapi saya terus berusaha untuk tetap bisa bertarung selama balapan. Hingga akhirnya saya tidak bisa mendahului Yusuke Nakamura (Akeno Traxx-D WJR Racing Team), ketika akan menyentuh garis finis, hingga akhirnya saya harus puas finish di urutan empat,” ujar Imanuel.

Baca juga: Modifikasi Adventuring TVS Apache RTR200

Namun kedua pebalap muda Indonesia ini tidak hanya menyesali pengalaman beraksi di depan publik pendukungnya pada seri ini, keduanya kini kembali fokus untuk seri selanjutnya yang akan digelar beberapa bulan mendatang.

bersama pendukung setia | yamaharacingid

———–

Keep Respect and Safety !


Silahkan kunjungi juga artikel lainnya

[display-posts category=”ARRC”,”Yamaha” posts_per_page=”15″ image_size=”thumbnail”]

.

.

.

.

.

Contact me by:

Email: ramadhi.harimurti[at]gmail.com

WhatsApp chat: 081-tujuh-satu-tujuh-nol-satu-84

Terima kasih sudah berkunjung membaca dan dibantu share artikel ini, semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *