Advertisements

Alasan Dani Pedrosa Tetap Bersama Honda Sampai Musim 2018

Otoborn – Rontok sudah isu mengenai kepindahan pebalap veteran tim HRC MotoGP ke kubu Yamaha selepas musim 2016 ini. Melalui situsnya Honda Racing Corporation (HRC) mengumumkan mengenai kesepakatan yang telah direalisasikan mengenai perpanjangan kontrak pebalap berusia 30 tahun ini bersama tim Repsol Honda di ajang MotoGP.

Sebelumnya ada juga dugaan isu tersebut berhembus karena ada indikasi Yamaha menginginkan talenta muda Maverick Vinales yang musim ini masih bersama tim Suzuki Ecstar namun juga ingin menggoyang Maverick yang sebenarnya memang tergiur untuk bergabung dengan tim MoviStar Yamaha agar tidak terlalu tinggi nilai kontraknya. Kata siapa? Lupa saya… #lol

Baca juga:  Harga Cicilan atau Kredit dan Tunai Honda All New CBR150R 2016 Abaikan 5 Benda Ini Apabila Mau Pulang Disambut Isak Tangis Keluarga

Dengan sudah resminya status Maverick Vinales di tim MoviStar Yamaha mulai musim depan, dan diumumkannya status perpanjangan kontrak baru Dani Pedrosa maka isu tinggal isu.

Dani-Pedrosa-Win-2015

Tonton:

Dani Pedrosa Akan Tetap Bersama Honda ?

Sebagai pebalap yang sepanjang karirnya di ajang balap sebanyak lebih dari 90% bersama Honda (Dani pernah bersama KTM) bisa dibilang merupakan poin tersendiri bagi HRC dalam mempertimbangkan posisinya di tim pebalap inti Honda. Loyalitas yang sudah terbukti selama sekian puluh tahun tidak bisa diabaikan begitu saja. Untuk Dani sendiri, melihat faktor usia dan prestasi selama di ajang balap cukup berat juga jika ingin berjudi dengan pindah ke tim lain, sedangkan jelas jelas kata ‘pensiun’ itu pasti perlu persiapan yang tidak sebentar jika ingin tetap berjaya paska pensiun nanti… terlebih doi belum pernah menjadi juara dunia kelas MotoGP.

Pertanyaan akankah Dani Pedrosa tetap bersama Honda hingga pensiun dari MotoGP memang belum bisa dijawab pasti, hanya waktu yang kelak bisa menjawabnya. Namun ada beberapa hal yang dapat menjadi alasan Dani tetap bersama Honda, setidaknya selama 2 musim kedepan.

Statistik Dani Pedrosa Di World Championship

Setelah menutup MotoGP musim 2015 lalu dengan podium ke 100 , Dani berhasil menambahkan 1 podium lagi yang diraihnya pada musim 2016 ini sehingga detik ini Dani sudah mengumpulkan sebanyak 101 podium dengan 28 diantaranya juara race, podium 2 sebanyak 38 kali dan sisanya 35 kali di podium 3. Semua itu setelah melakoni start sebanyak 171 kali dengan 28 diantaranya start terdepan. Melihat statistik, banyak alasan logis untuk mempertahankan Dani Pedrosa di tim Repsol Honda.

Raihan terbaik akhir klasemen MotoGP?

Dani Pedrosa termasuk pebalap tangguh yang tidak boleh dipandang sebelah mata oleh para rivalnya. Selama karir balapnya di ajang MotoGP tercatat sebagai runner-up sebanyak 3 kali, yakni pada musim 2007 setelah dikalahkan oleh Casey Stoner juara dunia tim Ducati satu satunya, musim 2010 ketika dikalahkan oleh Jorge Lorenzo bersama tim Fiat Yamaha dengan selisih poin sangat tipis…. dan musim 2012 -ketika menggantikan peran juara dunia bertahan Casey Stoner rekan setimnya kala itu yang sedang cedera- kembali dikalahkan oleh Jorge Lorenzo dengan selisih poin tipis.

Tidak hanya runner-up, Dani sempat menjadi terbaik ke 3 akhir klasemen MotoGP pada musim 2008, 2009 dan 2013.

motogp dani pedrosa motegi win

Juara Dunia Kelas 250cc Dan 125cc

Meskipun belum pernah menjadi juara dunia MotoGP, Dani Pedrosa pernah menjadi juara dunia di kelas 125cc dan 250cc. Dengan melakoni 46 start di kelas 125cc, Dani naik podium sebanyak 17 kali (8 kali juara, 4 kali podium 2 dan 5 kali podium 3) dan 9 start diantaranya dari posisi pole. Tahun 2003 menjadi kali pertamanya di kelas 125cc Dani Pedrosa meraih gelar juara dunia. Dua musim berturutan berikutnya yaitu musim 2004 dan 2005 Dani kembali menjadi juara dunia di kelas 250cc, diraih dengan melakoni sebanyak 32 start dan 9 diantaranya dari posisi start juga terdepan. Di kelas 250cc ini sebanyak 15 kali podium 1, 8 kali podium 2 dan 1 kali podium 3 menjadi catatan karirnya.

HRC pun menjadikan statistik tersebut alasan kuat untuk menjadikan pebalap inti di MotoGP semenjak musim 2006, dan memang semenjak itu raihan terbaiknya di kelas MotoGP hanya runner-up, meskipun sempat ada penyesuaian regulasi menyikapi joki berpostur dan bobot seimut Dani Pedrosa untuk memudahkan berkompetisi dengan riding kuda besi berkubikasi diatas 250cc.

Baca juga:

Ada Pertimbangan Paska Pensiun ?

Tentu saja sebagai seorang pebalap yang tergolong veteran, Dani harus memikirkan masa depan setelah karir balapnya harus dihentikan oleh status pensiun. Kita tahu setidaknya masih ada 2 tahun lagi Dani Pedrosa akan membalap dengan tim Honda. Setelah kontrak berakhir, usia yang bertambah menjadi 32 tahun tidak akan mudah baginya untuk terus kompetitif.

Baca juga:  Bikers Tidak Sekedar Menunggang Motor, Pahami Juga Safety Untuk Keselamatan Bersama

(kok The Power of Dreams sih om… sponsornya One Heart doong… #lol)

Hubungan baik dengan catatan loyalitas yang tinggi antara Dani Pedrosa dengan HRC menjadi salah satu alasan yang bisa difikirkan secara logis untuk dapat saling mendukung meskipun nantinya Dani pensiun. Hal tersebut berpengaruh pada penghasilannya setelah kelak tidak lagi menjadi seorang pebalap MotoGP. Apabila Dani pindah ke tim pabrikan lain, butuh waktu lama untuk membangun yang serupa seperti yang dimilikinya bersama HRC saat ini kecuali bisa menjadi juara dunia selama sisa waktu balapnya menjelang pensiun.

Yang jelas, faktor usia tidak bisa diabaikan, belum lagi talenta talenta muda semakin bertambah setiap musimnya.

dani pedrosa minibike motogp 2015

Baca juga:

Belum Ada Pebalap Lain Yang Lebih Baik Untuk RC-V Series

Satu lagi… HRC bukan tidak memantau pebalap lain untuk menjadi tim inti Repsol Honda MotoGP. Pebalap lain yang ikut berlaga pada era yang sama –semenjak Dani ke MotoGP tahun 2006– secara teknis belum ada yang lebih baik menangani keliaran RC-V/S series andalan tim Honda selain Nicky Hayden yang pernah juara dunia musim 2006, Casey Stoner musim 2011 dan Marc Marquez si baby alien di musim 2013 dan 2014 berturutan.

Pebalap Selain Alien Bagaimana ?

Sudah ada pebalap tim satelit atau pebalap wildcard  yang dicoba memacu RC-V dengan versi sebelumnya dari yang digunakan oleh tim pabrikan, seperti Stefan Bradl, Alvaro Bautista, Scott Redding, Hiroshi Aoyama, Karel Abraham, Toni Alias, Jack Miller, Eugene Laverty, Kousuke Akiyoshi dan Takumi Takahashi. Bahkan pebalap CWM LCR Honda Cal Crutchlow yang mulai berlaga dengan RC213V di musim 2015 mengakui Dani Pedrosa memiliki kemampuan diatas rata-rata karena bisa mengendalikan motor ini tanpa ‘terlihat kesulitan’ alias nampak biasa saja.

podium-motogp-dovizioso-casey-stoner-marco-simoncelli

Andrea Dovizioso tampil baik namun memilih Ducati untuk berlabuh dan Nicky Hayden yang kembali dipangkuan Honda (Aspar) juga tidak lebih baik dari Dani Pedrosa. Mendiang Marco Simoncelli belum sempat menjadi pebalap tim pabrikan Honda sudah harus menutup mata untuk selamanya. Oh iya, Jonathan Rea jagoan WSBK juga sempat menjajal RC213V musim 2012 lalu, hasilnya sangat baik untuk rider pertama kali berlaga di MotoGP finish di posisi 7 dan 8 di dua kali kesempatan. Sayangnya tidak ada kesepakatan antara Rea dengan HRC.

Jangan tanya pebalap canggih seperti Jorge Lorenzo, Maverick Vinales… apalagi Valentino Rossi ya… Jelas secara minat dan kontrak banyak faktor yang bisa dibilang ngga mungkin.

Yah intinya HRC belum menemukan rider yang lebih pas, baik secara kemampuan maupun nilai kontrak… Casey Stoner aja cabut hehe

Baca juga:

Statistik RC-V series di MotoGP

Summary raihan prestasi Honda RC-V series di ajang MotoGP dihitung dari tahun 2012 hingga akhir musim 2015 lalu sebagai berikut :

  • World Championship titles:
Constructors: 3 (2012, 2013, 2014)
Riders: 2 (Marc Márquez 2013, 2014)
Teams: 3 (Repsol Honda 2012, 2013, 2014)
  • Races won: 42
2015: Márquez 5, Pedrosa 2 (7 in total)
2014: Márquez 13, Pedrosa 1 (14 in total)
2013: Márquez 6, Pedrosa 3 (9 in total)
2012: Pedrosa 7, Stoner 5 (12 in total)
  • Poles: 46
2015: Márquez 8, Pedrosa 1 (9 in total)
2014: Márquez 13, Pedrosa 1 (14 in total)
2013: Márquez 9, Pedrosa 2, Bradl 1 (12 in total)
2012: Pedrosa 5, Stoner 5, Bautista 1 (11 in total)

https://twitter.com/26_DaniPedrosa/status/731437264396521472

—-

Keep Respect and Safety when Riding !


Silahkan kunjungi juga artikel lainnya

[display-posts category=”honda,News” posts_per_page=”15″ image_size=”thumbnail”]

.

.

.

.

.

Contact me by:

Email: ramadhi.harimurti@gmail.com

WhatsApp chat: 081-tujuh-satu-tujuh-nol-satu-84

Terima kasih sudah berkunjung membaca dan dibantu share artikel ini, semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow O to BORN

Follow & Subscribe by email then get any official updates from O to BORN blog

%d bloggers like this: