Salahkan Biker Bukan Motornya

Opini Jengjeng Indonesia: Salah Biker Atau Salah Motornya

Otoborn – Sedikit memetik hikmah dari obrolan bikers di salah satu grup roda dua yang saya suka wara wiri juga di sana. Yang tiba tiba ada komentar masuk dan memaki maki salah satu merk motor yang memang grup tersebut menjadi tuan rumahnya.

Dan hasil pm ternyata alasannya hanya karena sepele, punya pengalaman tidak enak ketika berpapasan di jalan kalau yang komentar punya nyali bisa jadi bunuh bunuhan itu …lol

Bukan membandingkan semata ya, otoborn sendiri merasa apa yang ditunjukkan oleh kedua motor terbaru berbeda merk yang memang sedang bermain di pasar yang sama ini baik dari sisi desain, fitur hingga performa memberikan trend positif untuk perkembangan roda dua di tanah air.

bajaj ktm

ilustrasi

Tentunya, berkat kompetisi atas 3 poin disebutkan tadi memberikan perubahan perubahan yang membuat bikers di tanah air semakin melek teknologi dan cerdas.

Harus selalu ada kompetisi, sehingga perkembangan roda dua di tanah air tidak jalan di tempat. Dan apapun merk yang dikompetisikan sebaiknya keduanya dirangkul atau juga disimak, jangan sampai hanya buta memihak pda satu merk hingga otak telat menyadari bahwa merk seberang ternyata punya banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh merk pujaan, disamping kekurangannya.

Nah, jangan sampai cuma gara gara berbeda merk lalu menjadi musuh ketika bertemu di jalan. Apapun merknya dan pengalaman negatif apa yang pernah menimpa kita dijalan ketika berpapasan dengan penunggang merk tertentu itu bukan salah motornya. Itu OKNUM.

m-slaz-vs-cb500f

ilustrasi

Jangan mati matian bela merk yang bukan bikinan sendiri mati matian, tapi ternyata pas ngapel pacar eh kakaknya nunggang besi bermerk yang dibenci… parahnya apalagi camer ternyata pengguna setia merk tersebut.

Hayooo…. untung saja camer bukan fans berat, bisa bisa phk tanpa pesangon tuh… lol

Siapapun bikers yang bertemu di jalan raya, apapun merk motornya, Respect dan Safety diutamakan. Jangan langsung sensi ditelolet. Mungkin maksudnya memang hanya sekedar menyapa.

Kalau pun ketemu yang attitudenya lebih buruk dari monyet empang, biarkan saja tidak usah diambil hati. Jaga safety dari pada terpancing emosi geber geber cari mati. Yang terpenting, anda tidak seperti dia.

94ilustrasi-laka-lantas-a

Terkadang pada kondisi lelah letih lesu di jalan akibat terlalu lama menunggang jaran membuat leher kaku, mata sepet, otak kram dan dagu kaku. Itu sering dirasakan apalagi kalau sedang terburu buru fokus sulit dikendalikan. Terlebih lagi fokus safety riding tiba tiba disalip abege cewek boncengan berempat naik matic tanpa helm paha kelilingan… Mau bilang apa? lol

abege cewek boncengan berempat

ilustrasi

Mbah Marijan pernah berkata,

“Ja, ngopi ngopi yu di warteg teteh… kopi plus susu nikmat bro…”

Fokus pada intisari tulisan ini ya, bukan pada nama grup atau merk motornya. Semoga intermezzo ini bermanfaat.


Silahkan kunjungi juga artikel lainnya

Contact me by:

Email: ramadhi.harimurti@gmail.com

WhatsApp chat: 081-tujuh-satu-tujuh-nol-satu-84

Terima kasih sudah berkunjung membaca dan dibantu share artikel ini, semoga bermanfaat.

Iklan

8 pemikiran pada “Salahkan Biker Bukan Motornya

Silahkan Memberikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s